Ombak
Suatu hari saya ke sebuah pantai, di sana saya duduk
di tepi karang. Saat itu saya sedang mengalami masalah dan mengalami
pergumulan, di sanalah saya ingin menyendiri.
Sewaktu saya duduk, datanglah deburan ombak, lalu memecahkan karang di hadapan saya.
Karang itu mengalami pecahan sedikit demi sedikit.
Lalu saya merenung, ombak itu hanyalah berupa kumpulan air laut yang
bergerak, namun dia dapat menerjang apa pun di hadapannya, walaupun itu
karang sekalipun, seolah dia mempunyai energi yang besar.
Namun jika dia tidak ada angin, dia hanya aliran air
laut biasa yang tidak mampu menerjang apa pun; dia dapat menerjang
semuanya itu hanya jika angin membantunya.
Lalu saya mendapati kesamaan kehidupan manusia dengan ombak tersebut.
Setiap manusia dapat mengatasi masalah apa pun, namun itu hanya terjadi jika Tuhan mendukungnya.
Sama seperti ombak yang dapat menerjang apapun jika angin membantu membuat gelombang yang besar dan kuat.
Di situlah saya menyadari kekuatan saya sebagai
manusia tidaklah ada apa-apanya jika tanpa dukungan Tuhan dalam membantu
saya menghadapi masalah saya.
Dalam kehidupan ini, kita tidak dapat mengatasi
masalah jika kita tidak mengandalkan-Nya. Andalkan Tuhan, dan semuanya
akan mengikuti dengan sendirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar