DESAIN GLOBAL SISTEM /DESAIN MAKRO SISTEM
setelah membahas apa yang di harus di lakukan untuk pengembangan sistem selajutnya saya akan membahas desain global sistem atau desain makro yang bertujuan memberikan gambaran secara umum kepada user / pengguna tentang sistem yang baru (pengembangan sistem lama).
PRINSIP MELAKUKAN DESAIN
tahap desain sistem,di lakukan oleh sistem designer yang melakukan interajsi atau joint interaction dengan pengguna sistem.
John G Burch (1992) menggambarkan interaksi antara sistem designer dengan user seperti berikut.
gambar di atas menjelaskan bahwa sistem designer mempunyai kewajiban untuk melakukan desain dan di samping itu juga melakukan komunikasi yang aktif dengan user .Hasil desain di evaluasi oleh user dari sudut pandang kepentingan pemakai,untuk kemudian diimplementasikan kembali oleh sistem designer.
prinsip prinsip yang perlu di pahami dalam melakukan desain sebuah informasi :
- proses desain merupakan langkah lanjutan dari analis data,jadi desain harus ditelusuri sampai ke tingkat analis
- desain sebuah sistem harus meminimalkan kesejangan intelektual.
- desain harus mengungkap keseragaman dan integrasi antar sub sistem yang kuat
- desain harus berorientasi ke kondisi sekrang dan masa depan
- desain harus mempertimbangkan konsep penanganan kesalahan pada saat pengoperasian sistem
- desai harus dinilai kualitasnya pada saat desain dibuat
- desain harus di kaji lebih lanjut sehingga dapat meminimalkan kesalahan - kesalahan konseptual
untuk melakukan proses desain umum,diperlukan alat bantu pembuatan desain tersebut yaitu :
- data flow diagram
- data dictionary
- flowchart
1. Data Flow Diagram
data flow diagram , untuk menejelaskan kepada user bagaimana nantinya fungsi fungsi di sistem informasi secara logika akan bekerja.Arus data tersebut nantinya dapat di jelaskan dengan menggunakan kamus data(data dictionary).
beberapa symbol yang berada di Data Flow Diagram antara lain :
2.DATA DICTIONARY
Kamus data (Data Dictionary) merupakan kumpulan data yang memberikan informasi mengenai diskripsi formal dari elemenelemen yang ada pada Data Flow Diagram. Informasi tersebut mencakup definisi, struktur serta pemakai data.
Contoh kamus data
Nama Data : Karyawan
Keterangan : Data tentang identitas karyawan
Sumber : Departemen Personalia
Struktur Data : Nomor Induk Pegawai
Nama pegawai
Jabatan
Departemen
Tempat Lahir
Tanggal lahir
Alamat Pegawai : Jalan + Kota
Agama
Golongan Darah
FLOW CHART
Bagan Alir Sistem (systems flowchart) merupakan alat yang tepat
guna untuk menggambarkan Physical System, symbol-simbol
bagan alir ini menunjukkan secara tepat arti fisiknya dari sebuah
sistem seperti simbol terminal, hard disk, laporan-laporan, dan
lain sebagainnya.
Simbol-simbol dalam sebuah flowchart antara lain adalah :
1.terminal
simbolterminal digunakan sebagai posisi yang menyatakan awal atau akhir suatu proses .Untuk awal garis ,simbol tersebut akan diikuti oleh anak panah yang menunjukan arah proses berikutnya.
2.perparation
merupakan simbol yang menandakan adanya suatu pemeberian nilai tertentu terhadap sebuah variabel sebelum dilanjutkan ke proses tahap berikutnya.
3.procesing
menyatakan kegiatan pengolahan data setelah menerima masukan dari simbol yang lain dan mendistribusikan hasilnya kepada proses berikutnya.
4.condition
merupakan simbol yang digunakan untuk menanyakan apakah suatu kondisi logika tertentu sudah terpenuhi .Jika sudah ,proses dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya dan jika tidak maka proses tidak dilanjutkan atau kembali ke proses sebelumnya.
5.document
simbol ini diartikan sebagai sebuah dokumen baik sebagai data (input) maupun data keluaran (dokumen report).jika simbol merupakan data masukan,maka yang mengikutinya adalah anak panah keluar yang di lanjutkan ke proses berikutnya.jika simbol merupakan hasil suatu proses ,maka ada simbol lain yang mengikuti atau mengarah pada simbol tersebut.
6.conector
Connector digunakan untuk menandai dan mengatur perpindahan halaman jika diagram alur tidak cukup diterapkan dalam satu halaman saja.
EVALUASI ALTERNATIF DAN ANALISIS BIAYA - MANFAAT
Evaluasi alternatif, merupakan tahap untuk menentukan pendekatan sistem yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan pemakai. Pada tahap ini semua alternatif diidentifikasikan dan diuji, yang kemudian salah satu yang terbaik dari berbagai alternatif tersebut ditetapkan sebagai solusi terhadap masalah pemakai.
Analisis biaya dan manfaat merupakan salah satu alternatif untuk memecahkan tahap ini. Analisis ini digunakan untuk melihat apakah sistem yang diterapkan dapat mengurangi biaya atau meningkatkan pendapatan perusahaan pemakainya.
sumber bacaan: materi kuliah SI 112B


Tidak ada komentar:
Posting Komentar